Biografi Lengkap Pati Unus, Silsilah dan Perjalanan Hidupnya -
Kerajaan Demak sepeninggal Raden Patah sebagai raja pertama, tampuk
kepemimpinan yang melanjutkan adalah Pati Unus. Sehingga bisa dikatakan Pati
Unus ini merupakan raja ke dua Kerajaan Demak. Pati Unus atau Adipati Unus
tidak terlalu lama memerintah Kerajaan Demak karena ia meninggal dunia dalam
usia yang masih sangat muda. Pati Unus juga tidak meninggalkan anak sehingga
setelah Pati Unus meninggal maka yang melanjutkan menjadi Kerajaan Demak adalah
Sultan Trenggono yang merupakan saudara iparnya. Kiprah Pati Unus ini
sebenarnya sangat menonojol dalam sejarah Kerajaan Demak, terutama pada masa ia
masih muda. Namun sayang karena usianya yang tidak panjang Pati Unus tidak
terlalu lama menjadi Raja di Kerajaan Demak.
![]() |
Biografi Pati Unus |
Kehidupan politik masa Pati Unus ini tidak terlalu berkembang karena
ia memerintah dalam waktu yang singkat. Selain itu, Pati Unus pada waktu itu
fokus kepada persiapan penyerangan atau pengusiran Portugis dari Malaka. Lalu
bagaimana sebenarnya biografi Pati Unus dan bagaimana pula silsilah dan
perjalanan hidupnya. Apakah Pati Unus adalah anak dari Raden Patah, atau orang
lain, simak penjelasan mengenai biografi Pati Unus serta silsilah dan
perjalanan hidup Pati unus di bawah ini.
Biografi Pati Unus
Pati Unus memiliki beberapa nama yang populer, selain nama Pati Unus,
masih ada nama lainnya. Nama lain Pati Unus seperti Adipati Unus, Yat Sun,
Pangeran Sabrang Lor dan masih ada beberapa nama lainnya. Pati Unus memerintah Kerajaan
Demak sangat singkat yaitu mulai tahun 1518 sampai 1521. Pati Unus sendiri
lahir pada tahun 1480 dan meninggal pada tahun 1521. Pati Unus dalam kisah
sejarah Kerajaan Demak yang populer, adalah anak menantu dari Raden Patah raja
pertama Kerajaan Demak. Gelar Pati Unus "Pangeran Sabrang Lor"
disematkan kepadanya karena ia pernah memimpin pasukan untuk menyerang Portugis
dan menyebrangi lautan utara atau Laut Jawa menuju Malaka.
Mengenai nama Pati Unus, ada yang menyebutkan bahwa nama asli beliau adalah
Raden Surya. Dikisahkan dalam Hikayat Banjar bahwa Raja Surya Alam telah
membantu Pangeran Samudera yang merupakan penguasa Banjarmasin untuk
mengalahkan Negara Daha yang berada di pedalaman Kalimantan Selatan. Menurut
teori Tome Pires dalam Suma Orientalnya, menyebutkan sebuah nama "Pate
Onus" atau "Pate Unus", ipar Pate Rodim, "penguasa
Demak".
Riwayat lain menyebutkan bahwa Pati Unus merupakan menantu Raden Patah
yang memiliki nama asli Raden Abdul Qodir yang merupakan putra dari Raden Yunus
dari Jepara. Raden Muhammad Yunus sendiri adalah putra dari seorang ulama dari
Parsi yang bernama Syaikh Kholiqul Idris. Syaikh ini kemudian menetap di Jawa
tepatnya di Jepara di sekitar awal tahun 1400 masehi. Jika dirunut dari teori
ini, maka biografi Pati Unus atau silsilah Pati Unus akan sampai pada Nabi
Muhammad SAW. Singkat kata, Syaikh Idris ini kemudian menikah dengan seorang
putri dari Muballigh dari Gujarat yang telah dulu tinggal di Jawa.
Dari pernikahannya dengan putri ulama Gijarat ini kemudian Syaikh
Idris dikaruniai anak yang diberi nama Raden Muhammad yunus yang kemudian
menikah dengan seorang putri dari pembesar Majaphit. Setelah menikah dengan
anak dari pembesar Majapahit, Raden Yunus kemudian dipanggil dengan sebutan
Wong Agung Jepara. Nah, dari pernikahan Muhammad Yunus dan putri pembesar
Majaphit ini kemudian lahirlah seorang anak laki-laki yang cerdas dan tangguh
yang bernama Abdul Qadir. Dan, setelah dewasa, Abdul Qodir kemudian diambil
menantu oleh Raden Patah yang merupakan raja pertama Kerajaan Demak. Setelah
diambil menantu, maka nama Abdul Qodir ini lebih populer dengan sebutan Adipati
bin Yunus dan lebih terkenal lagi dengan sebutan singkat Pati Unus.
Meninggalnya Pati Unus
cerita yang populer di dalam sejarah Kerajaan Demak menyebutkan bahwa
Pati Unus meninggal dalam usia yang sangat muda. Ia meninggal dalam misi ke
Malaka untuk menghancurkan Portugis. Pati Unus gugur dalam pertempuran di medan
laga dan meninggalkan putra yang bernama Raden Abdullah. Raden Abdullah ini
turut ke Banten dan oleh para petinggi pasukan Pati Unus, tidak diperbolehkan
kembali pulang ke Demak dengan alasan keamanan. Karena sepeninggal Pati Unus,
di Demak telah terjadi perebutan kekuasaan dan semua keluarga di Demak merasa
paling berhak atas tahta Kerajaan Demak. Keturunan Pati Unus dianggap tidak
memiliki hak untuk menjadi Raja Demak karena Pati Unus hanya anak menantu.
Selain hanya seorang menantu, Pati Unus secara patrilinial juga
keturunan Arab seperti keluarga Kesultanan Banten dan Cirebon. Sedangkan raja
pertama Demak Raden Patah meski masih memiliki darah Arab, namun hanya berasal
dari pihak Ibu. Di pihak ayah, Raden Patah adalah anak dari Brawijaya ke V yang
artinya Raden Patah adalah memiliki garis keturunan murni Jawa atau Majapahit.
Nah teman-teman, itulah sedikit informasi terkait biografi Pati Unus
serta silsiah Pati Unus yang bisa kami sampaikan untuk kalian semua. Semoga
sedikit informasi mengenai biografi Pati Unus di atas bisa menambah pengetahuan
dan wawasan kita semua mengenai sejarah Kerajaan Demak terutama untuk biografi
Pati Unus sendiri.
maksud dari "pati unus anak dari menantu raden patah" tuh gmn:) jadi pati unus tuh cucu nya raden patah????? bukannya dia anak raden patah???
BalasHapus